Katak India Yang "Hilang" Kini Terdeteksi Kembali Di Kamera

Katak India Yang “Hilang” Kini Terdeteksi Kembali Di Kamera

Katak India Yang “Hilang” Kini Terdeteksi Kembali Di Kamera Karena Di Kenal Sebagai Hewan Sensitif Tingkat Tinggi. Galaxy Frog adalah Katak India yang langka yang hanya di temukan di wilayah Western Ghats. Terlebih ia yang di kenal karena pola tubuhnya yang unik, di hiasi bintik-bintik biru dan oranye yang menyerupai galaksi. Sehingga mendapat julukan Galaxy Frog. Katak ini termasuk satu-satunya anggota genus Melanobatrachus. Maka menjadikannya sangat unik secara evolusi dan memiliki nilai ilmiah tinggi dari Katak India.

Habitat Galaxy Frog terbatas pada hutan dataran rendah. Dan lereng berbatu dengan kelembaban tinggi. Tentunya di mana mereka biasanya bersembunyi di bawah daun, batang kayu, atau celah bebatuan. Populasinya sangat kecil dan terfragmentasi, membuat spesies ini rentan terhadap berbagai gangguan. Serta yang termasuk aktivitas manusia. Salah satu ancaman utama yang kini di laporkan adalah fotografi alam yang tidak bertanggung jawab. Penggunaan flash berintensitas tinggi, penanganan langsung oleh manusia. Dab sesi pemotretan yang panjang dapat menyebabkan stres, dehidrasi, bahkan bisa mengalami kematian.

Katak Langka India: Hilang Dari Alam, Ada Di Kamera Akibat Fotographer?

Kemudian juga masih membahas Katak Langka India: Hilang Dari Alam, Ada Di Kamera Akibat Fotographer?. Dan fakta lainnya adalah:

Lokasi Di India

Ia adalah spesies katak langka yang hanya di temukan di India. Tentunya dengan distribusi yang sangat terbatas di wilayah Western Ghats, pegunungan yang membentang di sepanjang pantai barat India bagian selatan. Western Ghats sendiri merupakan salah satu hotspot keanekaragaman hayati dunia. Kemudian terkenal karena memiliki banyak spesies endemik yang tidak dapat di temukan di tempat lain di bumi. Habitat alami Galaxy Frog berada di hutan dataran rendah yang lembap, lereng berbatu. Dan area dengan vegetasi lebat. Serta yang menyediakan tempat bersembunyi yang aman bagi katak ini, seperti di bawah tumpukan daun, batang kayu yang tumbang, dan celah-celah bebatuan. Lingkungan mikro ini sangat penting bagi kehidupan mereka. Karena katak ini sensitif terhadap perubahan kelembaban, suhu, dan gangguan fisik. Ia memiliki iklim tropis yang lembap, dengan curah hujan tinggi. Dan juga kelembaban konsisten sepanjang tahun.

Investigasi: Dampak Foto “Maut” Terhadap Katak India

Selain itu, masih membahas Investigasi: Dampak Foto “Maut” Terhadap Katak India. Dan fakta lainnya adalah:

Populasi Yang Hilang

Ia adalah spesies yang populasinya sangat kecil dan terfragmentasi. Sehingga keberadaannya selalu menjadi perhatian para ilmuwan dan konservasionis. Penemuan awal menunjukkan bahwa katak ini hanya di temukan di beberapa titik spesifik di Western Ghats, India. Tentunya dengan jumlah individu yang teramati sangat terbatas. Dalam catatan penelitian pada awal 2020, tim ilmuwan berhasil mengidentifikasi sekitar 7 individu di lokasi penelitian tertentu. Kemudian juga yang menunjukkan bahwa populasi di alam liar memang kecil dan rentan terhadap gangguan. Namun, ketika peneliti kembali ke lokasi tersebut setelah beberapa tahun. Maka tidak satu pun individu Galaxy Frog yang berhasil di temukan lagi. Hilangnya individu ini menimbulkan kekhawatiran serius. Karena menandakan kemungkinan terjadinya penurunan populasi drastis dalam waktu singkat. Para ilmuwan menduga bahwa faktor utama hilangnya katak ini. Terlebihnya adalah gangguan manusia yang terjadi selama aktivitas fotografi di habitat mereka.

Investigasi: Dampak Foto “Maut” Terhadap Katak India Yang Spesiesnya Langka

Selanjutnya juga masih membahas Investigasi: Dampak Foto “Maut” Terhadap Katak India Yang Spesiesnya Langka. Dan fakta lainnya adalah:

Dugaan Penyebab: Fotografi Yang Merusak

Salah satu dugaan penyebab utama hilangnya Galaxy Frog (Melanobatrachus indicus) di alam liar. Tentunya adalah aktivitas fotografi yang tidak bertanggung jawab di habitat mereka. Galaxy Frog hidup di Western Ghats, India. Terlebihnya dalam habitat yang sangat spesifik, berupa hutan dataran rendah yang lembap, lereng berbatu. Dan juga area dengan vegetasi rimbun. Mereka sangat tergantung pada mikrohabitat yang rapuh, seperti tumpukan daun, batang kayu yang tumbang, dan celah bebatuan. Serta nantinya untuk bersembunyi, mencari makan, dan berkembang biak. Namun, keindahan visual katak ini dengan pola bintik-bintik biru dan oranye yang menyerupai galaksi. Dan telah menarik perhatian fotografer alam dan penggemar fotografi makro. Aktivitas manusia yang terus-menerus di area sensitif ini menyebabkan sejumlah gangguan yang serius.

Jadi itu dia beberapa fakta mengenai hilangnya dari alam karena fotographer yang tak bertanggungjawab atas Katak India.