
Mark Zuckerberg Adalah Seorang Pengusaha Dan Programer
Mark Zuckerberg Asal Amerika Serikat Yang Dikenal Luas Sebagai Pendiri Dan CEO Meta Platforms, Sebelumnya Dikenal Sebagai Facebook Inc. Ia lahir pada 14 Mei 1984 di White Plains, New York, dan tumbuh besar di Dobbs Ferry. Sejak usia muda, Zuckerberg telah menunjukkan ketertarikan yang besar pada dunia komputer dan pemrograman. Saat masih di sekolah menengah, ia sudah mampu menciptakan berbagai perangkat lunak sederhana, termasuk program pesan instan untuk keluarganya yang dinamakan “ZuckNet”.
Perjalanan besar Mark Zuckerberg dimulai ketika ia menjadi mahasiswa di Universitas Harvard. Di kampus inilah ia mengembangkan ide awal untuk Facebook bersama beberapa temannya seperti Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz, dan Chris Hughes. Awalnya, Facebook hanya digunakan oleh mahasiswa Harvard, namun dalam waktu singkat, layanan ini menyebar ke universitas-universitas lain di Amerika Serikat, dan akhirnya ke seluruh dunia. Pada tahun 2004, Zuckerberg memutuskan untuk keluar dari Harvard guna fokus mengembangkan perusahaannya.
Di bawah kepemimpinannya, Facebook tumbuh menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia. Selain jejaring sosial utama, perusahaan ini mengakuisisi sejumlah platform besar seperti Instagram dan WhatsApp, memperluas jangkauannya dalam dunia digital. Pada tahun 2021, Zuckerberg mengumumkan perubahan nama perusahaan induk Facebook menjadi Meta Platforms sebagai bagian dari visinya untuk membangun metaverse—sebuah dunia virtual yang mengintegrasikan pengalaman digital dan realitas.
Meskipun banyak dipuji atas inovasinya, Mark Zuckerberg juga sering menjadi sorotan karena berbagai kontroversi, seperti isu privasi data pengguna dan peran Facebook dalam penyebaran informasi palsu. Namun, ia tetap menjadi tokoh berpengaruh dalam industri teknologi. Kekayaan pribadinya yang bernilai puluhan miliar dolar AS menempatkannya di jajaran orang terkaya di dunia.
Profil Zuckerberg Seorang Pengusaha Teknologi Dan Filantropis Asal Amerika Serikat
Mark Elliot Zuckerberg yang dikenal sebagai pendiri Facebook, salah satu platform media sosial terbesar di dunia. Ia lahir pada 14 Mei 1984 di White Plains, New York, dan dibesarkan di Dobbs Ferry dalam keluarga berlatar belakang medis. Ayahnya, Edward Zuckerberg, adalah seorang dokter gigi, sementara ibunya, Karen, adalah seorang psikiater. Profil Zuckerberg Seorang Pengusaha Teknologi Dan Filantropis Asal Amerika Serikat.
Sejak kecil, Mark menunjukkan minat besar terhadap komputer dan pemrograman. Pada usia 12 tahun, ia menciptakan program perpesanan sederhana bernama “ZuckNet” untuk digunakan di rumah dan di tempat praktik ayahnya. Bakatnya terus berkembang saat ia masuk ke Phillips Exeter Academy, sekolah menengah bergengsi, dan kemudian melanjutkan pendidikan ke Universitas Harvard.
Saat kuliah di Harvard, Mark menciptakan sebuah situs bernama “TheFacebook” bersama teman-temannya: Eduardo Saverin, Dustin Moskovitz, Andrew McCollum, dan Chris Hughes. Awalnya hanya ditujukan untuk mahasiswa Harvard, situs ini dengan cepat menyebar ke kampus-kampus lain dan akhirnya menjadi platform global. Pada tahun 2004, Mark memutuskan keluar dari Harvard untuk fokus mengembangkan Facebook.
Di bawah kepemimpinannya, Facebook berkembang pesat dan menjadi perusahaan teknologi besar. Zuckerberg juga memimpin akuisisi besar seperti Instagram (2012) dan WhatsApp (2014), memperluas jangkauan perusahaan. Pada tahun 2021, ia mengubah nama perusahaan induk menjadi Meta Platforms Inc., menunjukkan fokus baru pada pembangunan metaverse.
Selain sebagai CEO Meta, Zuckerberg juga dikenal sebagai dermawan. Bersama istrinya, Priscilla Chan, ia mendirikan Chan Zuckerberg Initiative, sebuah organisasi yang berfokus pada kesehatan, pendidikan, dan keadilan sosial. Mereka berkomitmen untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaan mereka demi kebaikan umat manusia.
Mark Zuckerberg dikenal sebagai sosok yang ambisius, visioner, dan juga kontroversial. Ia sering mendapat kritik terkait isu privasi, penyebaran informasi palsu, dan dampak media sosial terhadap masyarakat. Meski begitu, ia tetap menjadi tokoh penting dalam dunia teknologi dan komunikasi digital abad ke-21.
Kekayaan Mark Zuckerberg
Pada tahun 2025, kekayaan Mark Zuckerberg mengalami peningkatan signifikan, menjadikannya salah satu individu terkaya di dunia. Menurut Bloomberg Billionaires Index, per 19 Mei 2025, kekayaan bersih Zuckerberg mencapai sekitar US$226 miliar, menempatkannya di posisi ketiga setelah Elon Musk dan Jeff Bezos. Forbes juga mencatat kekayaan Zuckerberg sebesar US$216 miliar, menegaskan posisinya di antara jajaran elit miliarder global Kekayaan Mark Zuckerberg.
Lonjakan kekayaan ini sebagian besar disebabkan oleh kinerja saham Meta Platforms yang impresif. Saham Meta mengalami kenaikan berkat investasi besar-besaran perusahaan dalam bidang kecerdasan buatan (AI) dan teknologi canggih lainnya. Pada kuartal pertama 2025, Meta melaporkan pendapatan sebesar US$42,31 miliar, melampaui ekspektasi pasar sebesar US$41,40 miliar. Keberhasilan ini mendorong nilai pasar Meta mendekati US$1,8 triliun, yang secara langsung meningkatkan kekayaan pribadi Zuckerberg, mengingat ia masih memegang sekitar 13% saham perusahaan.
Selain dari saham Meta, Zuckerberg juga memiliki portofolio properti mewah yang signifikan. Ia memiliki berbagai properti di Amerika Serikat, termasuk lima rumah di Palo Alto, sebuah townhouse di San Francisco, properti di Lake Tahoe, dan lahan seluas lebih dari 1.200 hektar di Kauai, Hawaii. Properti di Hawaii ini mencakup kompleks berteknologi tinggi dengan bunker bawah tanah yang diperkirakan bernilai sekitar US$270 juta.
Dalam bidang filantropi, Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan, mendirikan Chan Zuckerberg Initiative (CZI) pada tahun 2015. Organisasi ini berkomitmen untuk menyumbangkan 99% saham Facebook mereka sepanjang hidup untuk mendukung berbagai inisiatif di bidang pendidikan, kesehatan, dan penelitian ilmiah. CZI telah menjadi salah satu organisasi filantropi paling berpengaruh di dunia, mencerminkan dedikasi pasangan ini terhadap perubahan sosial yang positif.
Secara keseluruhan, tahun 2025 menandai tonggak penting dalam perjalanan finansial Mark Zuckerberg, dengan kekayaan yang terus bertambah seiring dengan pertumbuhan dan inovasi.
Prestasi Yang Di Raih Oleh Mark Zuckerberg
Mark Zuckerberg telah mencatat berbagai prestasi luar biasa dalam dunia teknologi, bisnis, dan filantropi sejak mendirikan Facebook pada tahun 2004. Sebagai mahasiswa Harvard, ia menciptakan platform jejaring sosial yang awalnya hanya ditujukan. Untuk komunitas kampus, namun dengan cepat berkembang menjadi fenomena global. Facebook kemudian berevolusi menjadi Meta Platforms Inc. Mencerminkan fokus baru perusahaan pada pengembangan metaverse dan teknologi realitas virtual Prestasi Yang Di Raih Oleh Mark Zuckerberg.
Di bawah kepemimpinannya, Meta berhasil mengakuisisi sejumlah perusahaan besar seperti Instagram dan WhatsApp, memperluas jangkauan dan pengaruhnya dalam dunia digital. Zuckerberg juga dikenal karena perannya dalam mempopulerkan tombol “Like”, yang telah mengubah cara interaksi pengguna di media sosial dan menjadi simbol budaya digital modern.
Selain inovasi teknologi, Zuckerberg aktif dalam kegiatan filantropi melalui Chan Zuckerberg Initiative (CZI), yang didirikannya bersama istrinya, Priscilla Chan. Organisasi ini berfokus pada bidang pendidikan, kesehatan, dan penelitian ilmiah, dengan komitmen untuk menyumbangkan 99% saham Facebook mereka sepanjang hidup. Salah satu proyek unggulan CZI adalah Chan Zuckerberg Biohub, yang mendukung kolaborasi penelitian antara universitas-universitas terkemuka di California.
Prestasi Zuckerberg telah diakui secara luas. Ia menerima penghargaan “Person of the Year” dari Time Magazine pada tahun 2010, “Entrepreneur of the Year” dari Bloomberg, dan “Tech Entrepreneur of the Year” dari Crunchies Awards pada tahun 2011. Pada tahun 2016, ia menjadi penerima pertama Axel Springer Award, yang diberikan kepada individu dengan inovasi luar biasa dan tanggung jawab sosial. Baru-baru ini, pada tahun 2024, ia dianugerahi Global Recognition Award atas kepemimpinannya yang inovatif dan kontribusinya dalam interaksi digital.
Dengan visi yang terus berkembang, Zuckerberg kini memfokuskan perhatiannya pada pengembangan kecerdasan buatan dan realitas campuran, seperti melalui proyek Meta Quest dan kacamata AR Orion Mark Zuckerberg.