Benfica Beri Pelajaran, Madrid Kena Semprot Canizares

Benfica Beri Pelajaran, Madrid Kena Semprot Canizares

Benfica Beri Pelajaran, Madrid Kena Semprot Canizares Yang Menjadi Momen Memalukan Sekaligus Alarm Bagi Mereka. Real Madrid merupakan salah satu klub sepak bola paling bersejarah di dunia. Namun kini tengah berada di bawah sorotan tajam setelah hasil mengecewakan di Liga Champions 2025-2026. Kekalahan 4-2 dari tim lawan bukan hanya membuat Los Blancos harus melewati babak play-off. Namun juga memicu kritik dari sejumlah pakar sepak bola. Salah satunya adalah Santiago Cañizares, mantan kiper dan komentator sepak bola yang tak segan-segan melontarkan komentar tajam. Tentunya tentang performa tim raksasa Spanyol ini. Dan juga dalam artian Benfica Beri Pelajaran. Menurut Cañizares, Real Madrid saat ini menunjukkan ketidakseimbangan yang jelas dalam komposisi skuadnya. Dengan kondisi ini, perjuangan Real Madrid untuk meraih gelar besar di pandangnya jauh dari ideal. Meskipun nama besar klub tetap membuat mereka disebut sebagai kandidat juara. Berikut empat fakta terbaru terkait Benfica Beri Pelajaran ini.

Kekalahan Dari Benfica Menjadi Puncak Kritik

Real Madrid menjalani laga krusial fase grup Liga Champions melawan Benfica di Estádio da Luz. Tentunya dengan ambisi kuat mendapatkan posisi aman ke 16 besar. Namun hasilnya justru sebaliknya. Dan kekalahan 4-2 membuat Madrid terlempar dari posisi otomatis lolos dan harus melalui play-off. Kekalahan tersebut menjadi sorotan utama Cañizares, yang melihat performa tim yang tidak seimbang dan rentan saat di serang balik. Bahkan dalam pertandingan ini, meskipun pemain seperti Kylian Mbappé mampu mencetak dua gol. Serta performa tim secara keseluruhan dipandang sebagai sesuatu yang jauh dari ideal. Bagi Cañizares, masalah yang muncul bukan sekadar taktik atau kesalahan di lapangan. Akan tetapi fundamental ketidakseimbangan skuad yang membuat Madrid sulit menampilkan permainan konsisten di level tertinggi.

Ketidakseimbangan Skuad Di Nilai Menghambat Kolektivitas

Salah satu inti kritik Cañizares adalah soal ketidakseimbangan komposisi skuad Real Madrid saat ini. Ia menilai tim memiliki pemain yang tidak berada dalam performa terbaiknya. Dan kurang memberikan kontribusi nyata secara kolektif. Hal ini mencerminkan bahwa Real Madrid saat ini sangat bergantung pada performa individu bintang. Akan tetapi kurang menunjukkan kekompakan sebagai sebuah tim. Situasi ini di perparah oleh fakta bahwa sejumlah pemain yang sebelumnya di pandang.

Terlebihnya sebagai andalan justru tampil inkonsisten baik di liga domestik maupun kompetisi Eropa. Ketidakseimbangan antara lini pertahanan. Serta lini serang menjadi salah satu faktor yang membuat tim ini terlihat tak stabil di fase penting permainan.  Terutama saat kehilangan bola maupun menghadapi tekanan intens dari lawan. Cañizares menambahkan bahwa “ada pemain yang tidak dalam performa terbaiknya dan tampil seperti tidak seharusnya,”. Kemudian menjadi sebuah kritik tajam yang menggambarkan masalah internal skuad yang cukup serius.

Hanya Dua Pemain Yang Di Anggap Layak Di Level Terbaik

Pernyataan paling mengejutkan dari Cañizares adalah tentang hanya dua pemain Real Madrid yang dinilai layak berada di jajaran sebelas pemain terbaik Eropa saat ini. Ini menunjukkan penilaian keras bahwa mayoritas pemain Madrid di nilai belum menunjukkan kualitas yang pantas. Tentunya untuk klub sekelas Los Blancos secara konsisten. Dengan standar klub besar seperti Real Madrid, harapan terhadap kualitas pemain sangat tinggi. Namun menurut Cañizares, hanya sedikit yang memenuhi standar tersebut. terutama ketika performa tim sedang di uji, seperti di Liga Champions. Ini menjadi sinyal kuat bahwa meskipun Madrid memiliki nama besar. Dan kualitas nyata di lapangan belum tentu setara dengan reputasinya.

Implikasi Kritik Terhadap Masa Depan Klub

Kritik keras seperti yang di lontarkan Cañizares tentu memberi dampak tidak hanya pada pandangan publik. Akan tetapi juga bisa memengaruhi atmosfer tim secara internal. Ketidakseimbangan skuad dan performa yang tidak konsisten berpotensi membuat klub berpikir ulang tentang strategi musim ini. Kemudian yang termasuk transfer pemain, pelatihan. Serta pendekatan taktik di laga-laga penting berikutnya. Real Madrid masih memiliki peluang kompetitif di kompetisi domestik dan Eropa. Namun kritik ini menggarisbawahi bahwa evaluasi mendalam atas skuad. Dan pendekatan permainan sangat di butuhkan.

Jadi itu dia beberapa fakta Madrid kena semprot Canizares usai Benfica Beri Pelajaran.